DIALOG EMAK-EMAK DENGAN TUKANG SAYUR (1)

DIALOG EMAK-EMAK DENGAN TUKANG SAYUR (1)

Dialog emak-emak dengan tukang sayur

EMAK-EMAK : Waduh, nilai dollar naik nih, pusing euy. (Sambil megang tahu dan tempe)

TUKANG SAYUR : Harga tahu dan tempe masih sama Bu.

EMAK-EMAK : Dan naiknya gak tanggung-tanggung sudah menembus angka Rp 15.000 (sambil megang bayam dan kangkung)

TUKANG SAYUR : Harga bayam dan kangkung masih sama Bu.

EMAK-EMAK : Kalau dibiarkan, lama-lama negara bisa hancur (sambil megang ikan dan ayam)

TUKANG SAYUR : Harga ikan dan ayam juga masih sama Bu.

EMAK-EMAK : Iiih sih abang gak ngerti, kenaikan nilai dollar akan menaikkan harga-harga barang impor.

TUKANG SAYUR : Ibu memangnya pakai tas dan sepatu impor ?

EMAK-EMAK : Gak sih Bang.

TUKANG SAYUR : Ibu suka pergi ke luar negeri ?

EMAK-EMAK : Gak sih Bang.

TUKANG SAYUR : Harga BBM naik gak Bu ?

EMAK-EMAK : Gak sih Bang.

TUKANG SAYUR : Btw, ibu mau bayar saya pakai dollar atau rupiah ?

EMAK-EMAK : Ya pakai rupiah lah Bang, masa pakai dollar. Gimana sih si abang ini ? Ada-ada aja si Abang.

TUKANG SAYUR : Kalau begitu ngapain pusing-pusing mikirin naiknya nilai dollar kalau tidak berpengaruh terhadap kehidupan ibu ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *